Pengantar
Penerjemah buku Mengidentifikasi NEO-KHAWARIJ
sebagai Sejelek-jelek Mayat di Kolong
Langit
(Kamis,
20/09/07):
Alhamdulillah,
segala puji bagi Allah
yang selalu melahirkan para ‘ulama dalam
rangka menjelaskan kepada umat tentang
urusan agama mereka. Para ‘ulama tersebut
adalah pewaris para nabi yang membawa
dan melanjutkan ilmu mereka di tengah-tengah
umat ini. Rasulullah
bersabda:

Sesungguhnya
para ‘ulama itu adalah pewaris para
nabi. Para nabi itu tidaklah mewariskan
dinar maupun dirham. Namun mereka mewariskan
ilmu. Maka barangsiapa yang bisa mendapat
bagian dari ilmu, sungguh ia telah mendapat
bagian yang sangat besar. [HR.
Abu Dawud, At-Tirmidzi,
Ibnu Majah]
KENAPA
SAUDARA ABDUH ZA TERKESAN BERSEMANGAT
MEMBERSIHKAN NAMA 'ABDULLAH 'AZZAM?
(Sabtu,
30/06/07): Kemudian, suatu
tanda tanya besar yang perlu dikemukakan
di sini, yaitu kenapa saudara Abduh
ZA sangat terkesan bersemangat membersihkan
nama ‘Abdullah ‘Azzam
dari bentuk keterkaitan apapun dengan
tokoh Khawarij yang
satu ini (Usamah bin Laden)?
Kami terheran-heran dengan hal ini,
terkhusus ketika kami melihat saudara
Abduh ZA cepat-cepat berupaya membersihkan
dirinya dari kemungkinan adanya asumsi
sekecil apapun bahwa dirinya membela
atau minimalnya simpati kepada tokoh-tokoh
yang telah dicap sebagai teroris. Hal
ini tampak dari perkataan dia pada beberapa
tempat di bukunya tersebut, antara lain:
...
KETERKAITAN 'ABDULLAH 'AZZAM DENGAN USAMAH BIN LADEN
(Senin, 18/06/07): Pada halaman 137, saudara Abduh ZA mengatakan: “Dari mana Al Ustadz Luqman tahu bahwa ini adalah doktrin yang diajarkan kepada Usamah bin Laden dan bahwa Usamah adalah murid DR. Abdullah Azzam?”
Pembaca yang budiman …
Untuk kesekian kalinya, dengan penuh percaya diri dia berani mengkritik dan menuduh orang lain dalam suatu permasalahan yang ternyata data dan faktanya sangat jelas dan mudah didapatkan....
MENGAPA SIBUK MEMBANTAH SESAMA MUSLIM DAN DIAM TERHADAP ORANG KAFIR?
(Jum'at, 15 Juni, 2007) Pertanyaan atau ucapan seperti ini sering muncul dari berbagai kalangan, baik dari orang-orang awam maupun dari kalangan yang diistilahkan dengan “para aktivis” atau “pegiat da’wah”. Kalau munculnya dari orang-orang awam maka hal itu bisa dimaklumi, karena keawamannya itu mereka cenderung menilai dan bersikap berdasarkan tingkat pengetahuannya terhadap agama. Karena bersumber dari orang awam, maka pengaruh dari ucapan tersebut tidak terlalu berarti. Namun apabila ucapan atau pertanyaan seperti itu diucapkan oleh orang-orang yang disebut “para aktivis” atau “pegiat da’wah” maka akan memiliki pengaruh negatif yang cukup berarti...
MENGAPA MENGGUNAKAN KATA-KATA KERAS DAN PEDAS
(Kamis, 7 Juni, 2007) Perlu diketahui bahwa secara hukum asal, da’wah dan nasehat itu dilakukan di atas hikmah dan penggunaan kata-kata yang lembut. Namun ketika kata-kata lembut sudah tidak bermanfaat lagi, sementara kesesatan dan penyimpangannya terus dia lakukan, bahkan ditebarkan di tengah-tengah umat, sehingga semakin banyak korban yang termakan oleh kesesatannya, maka dalam kondisi seperti itu dengan terpaksa digunakanlah kata-kata keras dan pedas. Bukan berarti hal itu menafikan adanya kasih sayang terhadap sesama muslim. Perhatikan nasehat Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah , seorang ‘ulama besar yang tidak diragukan lagi keilmuannya...
UPAYA TERSELUBUNG MENOLAK MANHAJ SALAF
(Rabu, 6 Juni, 2007) Beberapa ungkapan yang kami tampilkan di atas -yang pada hakekatnya adalah upaya menjauhkan umat dari manhaj salaf- sebenarnya adalah ungkapan-ungkapan yang banyak mengacu kepada paham tokoh-tokoh IM, baik Hasan Al Banna sebagai pendirinya maupun tokoh-tokoh lainnya, termasuk diantaranya Yusuf Al-Qaradhawi tokoh pujaan saudara Abduh ZA dan Pustaka Al Kautsar...
MENGAPA MEREKA TERSESAT?
(Senin, 4 Juni, 2007) Karena mereka hendak memahami Al-Quran dan As-Sunnah tidak dengan apa yang diajarkan dan diamalkan oleh generasi salaf. masing-masing kelompok memiliki pemahaman yang berbeda terhadap nash-nash Al-Qur'an dan Al-Hadits serta cenderung bertabrakan satu sama lain sesuai dengan kepentingan kelompoknya masing-masing...
PENGANTAR PENULIS MDMTK
(Ahad, 3 Juni, 2007) Lebih parah dari itu semua, ada pihak-pihak yang menampakkan dirinya di hadapan umat sebagai orang yang menentang tindakan teror bahkan menampakkan seolah-olah dirinya berada di atas manhaj generasi as-salafush shalih, namun ternyata di balik itu dia menyembunyikan racun paham teroris-khawarij dan membelanya. Dengan berbagai tampilan yang dikesankan ilmiah dan objektif mereka berupaya mengelabui masyarakat umum yang mayoritas awam. Dusta yang mereka sebarkan --diakui ataupun tidak-- merupakan pembelaan terhadap teroris khawarij...
PERMUSUHAN BERBAGAI PAHAM DAN ALIRAN SESAT TERHADAP AHLUSSUNNAH
(Ahad, 3 Juni, 2007) Tak kalah gencarnya adalah kaum neo-Khawarij dengan berbagai kelompok dan alirannya, baik Al-Qaeda, JI, Jama’atul Jihad, NII, LDII, Jamus, maupun IM, HT (Hizbut Tahrir), dan lain sebagainya; begitu juga kaum neo-Mu’tazilah dengan berbagai lembaga liberalnya, baik JIL, IAIN, dan sebagainya; terus mempropagandakan aqidah mereka di tengah-tengah umat dengan bermacam cara yang tak kalah canggih dibanding kaum Syi’ah dan Shufi...
|